Langsung ke konten utama

Doa Qunut Nazilah: Ijazah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari



Dalam tradisi ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, ketika umat Islam menghadapi musibah besar, kezaliman, atau ancaman yang menimpa kaum muslimin, dianjurkan membaca Qunut Nazilah dalam shalat sebagai bentuk doa, istighatsah, dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

Amalan ini memiliki dasar dari sunnah Rasulullah ﷺ. Dalam beberapa riwayat hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ pernah membaca Qunut Nazilah dalam shalat ketika terjadi musibah besar yang menimpa kaum muslimin.

Di Nusantara, doa ini juga dikenal sebagai amalan yang diijazahkan oleh Hadratussyaikh
Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, kepada umat Islam agar dibaca ketika menghadapi keadaan genting, penindasan, atau bencana besar yang menimpa kaum muslimin.

Melalui tulisan ini, Muhammad Ivan ad-Dimawy bermaksud menyampaikan kembali ijazah dan amalan tersebut agar dapat diamalkan oleh kaum muslimin sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual kepada Allah SWT.


Teks Doa Qunut Nazilah

اللّٰهُمَّ الْعَنْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ، وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ

اللّٰهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَيْهِمْ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ

اللّٰهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَاتِهِمْ، اللّٰهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ، اللّٰهُمَّ مَزِّقْ جَمْعَهُمْ

اللّٰهُمَّ زَلْزِلْ اَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا تُرَدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ

اللَّهُمَّ انْظُرْنَا وَانْصُرْنَا وَإِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِينَ، وَاكْشِفْ كُرُوبَنَا وَكُرُوبَهُمْ

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَأَقْدَامَهُمْ وَأَهْلِكْ أَعْدَاءَنَا أَعْدَاءَ الدِّينِ

اللَّهُمَّ انْصُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


Terjemahan Doa

Ya Allah, laknatilah orang-orang kafir yang menghalangi manusia dari jalan-Mu, yang mendustakan para rasul-Mu, dan yang memerangi para wali-Mu.

Ya Allah, keraskanlah hukuman-Mu atas mereka, dan timpakanlah kepada mereka azab dan siksa-Mu.

Ya Allah, cerai-beraikanlah persatuan mereka.
Ya Allah, porak-porandakanlah kekuatan mereka.
Ya Allah, hancurkanlah kumpulan mereka.

Ya Allah, guncangkanlah kaki-kaki mereka (lemahkanlah kekuatan mereka) dan turunkanlah kepada mereka siksa-Mu yang tidak dapat ditolak dari kaum yang berbuat dosa.

Ya Allah, pandanglah kami (perhatikanlah kami dengan rahmat-Mu) dan tolonglah kami serta saudara-saudara kami kaum muslimin, dan angkatlah kesusahan kami dan kesusahan mereka.

Ya Allah, teguhkanlah pendirian kami dan pendirian mereka, serta binasakanlah musuh-musuh kami, yaitu musuh-musuh agama.

Ya Allah, tolonglah umat junjungan kami Nabi Muhammad.

Ya Allah, perbaikilah keadaan umat junjungan kami Nabi Muhammad.

Ya Allah, rahmatilah umat junjungan kami Nabi Muhammad.

Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, nabi yang ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya, serta memberikan keselamatan.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.


Cara Mengamalkan

Qunut Nazilah dibaca pada rakaat terakhir shalat fardhu setelah i’tidal.

Jika dibaca dalam shalat Subuh, maka Qunut Nazilah dibaca setelah Qunut Subuh.


Penutup

Qunut Nazilah merupakan bentuk penghambaan seorang mukmin kepada Allah SWT ketika menghadapi ujian besar. Melalui doa ini, umat Islam memohon pertolongan kepada Allah agar kezaliman dihentikan, kaum yang tertindas dilindungi, dan kebenaran ditegakkan.

Semoga Allah SWT menjaga umat ini, mengangkat segala musibah, serta memberikan kemenangan bagi kebenaran.

آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Komentar

  1. Aamiin ya Allah yaa robbal 'alamin
    Semoga kita (umat muslim) selalu dalam lindungan Allah SWT 🤲🤲

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah, Visi, Misi, Tujuan, Serta Unit Pondok Pesantren Walyatalaththof Darussalam Kebumen

Sejarah Singkat Pondok Pesantren Walyatalaththof Darussalam Kebumen didirikan pada hari Rabu Pon, 19 Desember 2018 M bertepatan dengan 11 Rabiulakhir 1440 H. Pondok Pesantren Walyatalaththof Darussalam Kebumen pertama kali diinisiasi oleh KH. Abdul Malik Syafa’at, S.Sos., M.H., seorang kiai masyhur dari Banyuwangi. Beliau melihat antusias masyarakat yang begitu tinggi terhadap pondok pesantren, khususnya di daerah Kebumen. Semangat tersebut didukung dengan semangat li i'lāi kalimatillāh (menghidupi agama Allah) agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses pendidikan berbasis pesantren. Maka, KH. Abdul Malik Syafa’at, S.E., M.H. memilih lokasi di Masjid Al-Mujahidin yang terletak di Dusun Kebabal, Desa Grogolbeningsari, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, untuk mendirikan sebuah pondok pesantren. Sebelum berdirinya pondok pesantren ini, di Masjid Al-Mujahidin Kebabal sudah ada program belajar berupa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang memiliki ratusan siswa. Maka, didorong ...

Doa Sebelum Mengaji/Belajar dan Doa Sesudah Mengaji/Belajar

1. Doa Sambil Menunggu Guru Datang Teks Arab: كَلَامٌ قَدِيْمٌ لَا يُمَلُّ سَمَاعُـهُ # تَنَــزَّهَ عَنْ قَوْلٍ وَفِعْلٍ وَنِيَّــــةٍ بِهِ اَشتَفِيْ مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَنُوْرُهُ # دَلِيْلٌ لِقَلبِيْ عِنْدَ جَهْـلِيْ وَحَيْرَتِيْ فَيَا رَبِّ مَتِّعْـنِيْ بِسِرِّ حُرُوْفِهِ # وَنَوِّرْ بِهِ قَلْبِيْ وَسَمْعِيْ وَمُقْلَـتِيْ Transliterasi: Kalāmun qadīmun lā yumallu samā‘uhu Tanazzaha ‘an qawlin wa fi‘lin wa niyyatin Bihi asytafī min kulli dā’in wa nūruhu Dalīlun li-qalbī ‘inda jahli wa ḥayratī Fayā Rabbī matti‘nī bi-sirri ḥurūfihi Wa nawwir bihi qalbī wa sam‘ī wa muqlatī 2. Doa Inti (Dipimpin oleh Guru) Teks Arab: اَللّٰهُمَّ اَخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَةِ الْعِلْمِ وَحَسِّنْ اَخْلَاقَنَا بِالْحِلْمِ وَسَهِّلْ لَنَا اَبْوَابَ فَضْلِكَ وَانْشُرْ عَلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ Transliterasi: Allāhumma akhrijnā min ẓulumātil-wahmi Wa akrimnā binūril-fahmi Waftaḥ ‘alainā bi-ma‘rifatil-‘ilm...

Syi'ir Ngawulo Dateng Allah

Syi'ir Ngawulo Dateng Allah Cipt: Muhammad Ivan Ad-Dimawy مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا # عَلىٰ حَبِيْبِكَ خـَيْرِ الْخَلْقِ كًلِّهِمِ هُوَ الْحَبِيْبُ الَّذِيْ تُرْجٰی شَفَاعَتُهٗ # لِکُلِّ هَوْلٍ مِنَ الْأَهْوَالِ مُقْتَحِمِ Ayo poro sedulur, podo ngakehno syukur Marang Allah kang ngatur, tur dzat kang moho luhur Ayo podo elingo, marang sangkan paranmu Supoyo biso bali, marang Allah kang suci Ojo podo kesusu, anggenipun lelaku Setitik yen lumintu, mongko bakal ketemu Lampahing poro wali, niku lampah kang suci Monggo kito derek i, nganti sowan ing gusti Sholat dzikir lan ngaji, nuli ziaroh kubur Kedah kito tandangi, kelawan manteping ati Ojo podo ngoyo, ngejar ing bondho ndunyo Kejaro akhiratmu, bakal toto uripmu Ngawulo dateng Allah, niku tujuan kito Gesang ing alam ndunyo, ingkang namung sak dermo Mboten nate ajrih, mboten nate susah Niku tondone wali, kedah kito ugemi Monggo kito lampahi, gesang ing alam ndunyo Kelawan lampah sejati, tindak lampah pinuj...