Dalam tradisi ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, ketika umat Islam menghadapi musibah besar, kezaliman, atau ancaman yang menimpa kaum muslimin, dianjurkan membaca Qunut Nazilah dalam shalat sebagai bentuk doa, istighatsah, dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.
Amalan ini memiliki dasar dari sunnah Rasulullah ﷺ. Dalam beberapa riwayat hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ pernah membaca Qunut Nazilah dalam shalat ketika terjadi musibah besar yang menimpa kaum muslimin.
Di Nusantara, doa ini juga dikenal sebagai amalan yang diijazahkan oleh Hadratussyaikh
Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, kepada umat Islam agar dibaca ketika menghadapi keadaan genting, penindasan, atau bencana besar yang menimpa kaum muslimin.
Melalui tulisan ini, Muhammad Ivan ad-Dimawy bermaksud menyampaikan kembali ijazah dan amalan tersebut agar dapat diamalkan oleh kaum muslimin sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual kepada Allah SWT.
Teks Doa Qunut Nazilah
اللّٰهُمَّ الْعَنْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ، وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ
اللّٰهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَيْهِمْ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ
اللّٰهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَاتِهِمْ، اللّٰهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ، اللّٰهُمَّ مَزِّقْ جَمْعَهُمْ
اللّٰهُمَّ زَلْزِلْ اَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا تُرَدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ
اللَّهُمَّ انْظُرْنَا وَانْصُرْنَا وَإِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِينَ، وَاكْشِفْ كُرُوبَنَا وَكُرُوبَهُمْ
اللَّهُمَّ ثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَأَقْدَامَهُمْ وَأَهْلِكْ أَعْدَاءَنَا أَعْدَاءَ الدِّينِ
اللَّهُمَّ انْصُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahan Doa
Ya Allah, laknatilah orang-orang kafir yang menghalangi manusia dari jalan-Mu, yang mendustakan para rasul-Mu, dan yang memerangi para wali-Mu.
Ya Allah, keraskanlah hukuman-Mu atas mereka, dan timpakanlah kepada mereka azab dan siksa-Mu.
Ya Allah, cerai-beraikanlah persatuan mereka.
Ya Allah, porak-porandakanlah kekuatan mereka.
Ya Allah, hancurkanlah kumpulan mereka.
Ya Allah, guncangkanlah kaki-kaki mereka (lemahkanlah kekuatan mereka) dan turunkanlah kepada mereka siksa-Mu yang tidak dapat ditolak dari kaum yang berbuat dosa.
Ya Allah, pandanglah kami (perhatikanlah kami dengan rahmat-Mu) dan tolonglah kami serta saudara-saudara kami kaum muslimin, dan angkatlah kesusahan kami dan kesusahan mereka.
Ya Allah, teguhkanlah pendirian kami dan pendirian mereka, serta binasakanlah musuh-musuh kami, yaitu musuh-musuh agama.
Ya Allah, tolonglah umat junjungan kami Nabi Muhammad.
Ya Allah, perbaikilah keadaan umat junjungan kami Nabi Muhammad.
Ya Allah, rahmatilah umat junjungan kami Nabi Muhammad.
Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, nabi yang ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya, serta memberikan keselamatan.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Cara Mengamalkan
Qunut Nazilah dibaca pada rakaat terakhir shalat fardhu setelah i’tidal.
Jika dibaca dalam shalat Subuh, maka Qunut Nazilah dibaca setelah Qunut Subuh.
Penutup
Qunut Nazilah merupakan bentuk penghambaan seorang mukmin kepada Allah SWT ketika menghadapi ujian besar. Melalui doa ini, umat Islam memohon pertolongan kepada Allah agar kezaliman dihentikan, kaum yang tertindas dilindungi, dan kebenaran ditegakkan.
Semoga Allah SWT menjaga umat ini, mengangkat segala musibah, serta memberikan kemenangan bagi kebenaran.
آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Aamiin ya Allah yaa robbal 'alamin
BalasHapusSemoga kita (umat muslim) selalu dalam lindungan Allah SWT 🤲🤲